Tuesday, October 21, 2008

Satu satunya rahasia ibu

Orang tua ibuku membawanya menyeberang samudera dari italia ke amerika ketika ibu masih berusia 2 tahun.
Sebagai putri tertua dalam sebuah keluarga, dan tumbuh di waktu-waktu sulit di amengemban tanggung jawab
untuk menjaga saudara-saudaranya laki-laki dan perempuan.

Ketika nenek makin tua, ibu pun merawatnya. Ibu mencintai ibunya dengan cinta kasih yang memancar pada setiap kali ibu bercerita dan menunjukkan foto=foto nenek kepada kami
Aku tak pernah mengenal nenekku, tetapi aku merasakan sebuah hubungan yang kuat dengannya melalui cinta kasih ibuku yang nyata.

Setelah sebelas tahun menikah dan banyak mengalami keguguran kehamilan, ibuku akhirnya melahirkan aku ketika dia berusia
tiga puluh delapan tahun. Dia selalu mengatakan bahwa aku adalah sebuah hadiah dan mukjizat Tuhan, dan memberiku nama Angela sama seperti nama nenekku.

Ibuku orang yang luarbiasa yang memiliki kulit seindah zaitun dan rambut panjang yang ikal

Kecantikannya sendiri sebenarnya sudah dapat mendatangkan banyak kesempatan di dalam hidupnya, tetapi dia memilih menjadi seorang istri dan seorang ibu saja

Dia mempunyai masalah kesehatan yang mulai dideritanya pada usai empat puluhan tahun. Peredaran darah yang tak baik di kedua kakinya membuatnya sulit berjalan, tetapi ketika aku muliai bersekolah
, dia berjalan sejauh lima blok ke sekolah di pagi hari, kembali waktu makan siang, dan kemudian kembali lagi untuk menjemputku pulang dari sekolah.
Tigapuluh blok setiap hari, dalam cuaca apapun , oleh seorang wanita yang harus berjalan dalam kesakitan, Dan dia tak pernah mengeluhkan hidupnya
, dia selalu terlihat penuh terima kasih.

Tetapi hal yang paling penting bagi ibuku adalah pendidikan,dia hanya bersekolah sampai kelas 6 karena tidak ketidakmampuan keluarga

Pada waktu aku mulai sekolah tingkat atas, ibuku membantuku dalam menyelesaikan pekerjaan rumahku.
Aku seorang anak yang pandai dan menentang, dan aku tahu akusering mengusik kesabarannya, Ketika aku masih sangat muda, tak pernah terpikir olehku bagaimana sangat pandainya ibu walaupun tingkat pendidikannya rendah.
Seertinya dia tahu segala mata pelajaran dan dapt menjawab semua pertanyaan yang aku ajukan.

Aku hanya mengira bahwa semua ibu sepertiitu, pandai dan suka meolong, Tetapi dengan bertambahnya usaiaku aku mulai menyadari bagaimana pintarnya ibu
dan aku sering ingin tahu dari mana dia mendapatkan segala pengetahuan itu


Ketika aku mengahiri sekolah tingkat atas , semua anggota keluarga sepakat bahwa percuma bagi seoarang anak perempuan untuk belajar di pergutruan tinggi
namun ibu berkeras menentang mereka

Dia tahu bahwa kesempatan yang benar-benar ada di dalam hidup hanya bagi mereka yang memiliki pendidikan yang lebih tinggi daripada pendidikan dia sendiri

1 comment:

Anonymous said...

uda daftar di www.kumpulblogger.com
tp koq ga pasang iklan?
thx ya uda bergabung
lumayan per klik Rp 300 :)
apalagi kamu punya 2 blog
tha ya....